SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebagian masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengeluhkan adanya LPG ukuran 3 Kg yang diduga oplosan mulai marak beredar luas di pasaran. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari dinas terkait untuk menghentikannya.
“Ini sangat merugikan kami jika terbukti dioplos oleh oknum tidak bertangung jawab,” ujar warga Desa Sumberjo, Kecamatan Sumberjo, Tamyis, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (2/1/2017).
Pria berkumis lebat ini mengaku, sudah menyampaikan adanya LPG oplosan ini kepada instansi terkait. Namun, belum ada tindak lanjut.
“Saya bisa buktikan LPG oplosan yang dimaksud,” tegasnya.
Menurutnya, LPG yang dibeli selalu mengeluarkan tetesan air. Selain itu, saat ditekan ujung LPG keluar bunyi kencang namun tidak berbau khas LPG selayaknya.
“Kalau ditekan tidak berbau gas, dan pemakaian juga relatif singkat dengan ukuran memasak ala kadarnya,” tandas Tamyis.
Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro segera menindaklanjuti hal ini. Agar tidak membuat rugi dan meresahkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Basuki, belum memberikan konfirmasinya mengenai hal ini. (rien)