SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Â Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, berharap blok Blora dan Blok Nona yang pernah dilakukan eksplorasi segera mengeluarkan hasil pada tahun 2017 ini.
“Kami berharap blok itu berhasil dan mengeluarkan minyaknya,” ujar Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kusharianto, kepada suarabanyuurip.com, Senin (9/1/2017).
Untuk Blok Blora telah dilakukan seismik di dua kecamatan oleh PT Sele Raya Energi (SRE) pada 2013 lalu, yakni di Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Margomulyo. Namun sampai sekarang ini belum ada informasi resmi bagaimana kelanjutannya.
“Untuk Blok Nona, masuk wilayah Bojonegoro yang ada diwilayah Kecamatan Kedungadem, itu juga belum ada kabar siapa operatornya,” lanjut Sigit.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait hal ini. Karena produksi dari Lapangan Sukowati, Tiung Biru, dan Sumur Tua terus mengalami penurunan.
“Bisa untuk menemukan sumber energi baru, meski kita punya Blok Cepu dengan produksinya 185 ribu Bph, tetap kita harapkan sumber minyak lainnya,” pungkasnya.(rien)