SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dinilai lambat dalam menagani kerusakan Jalan Ngareng, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu. Terbukti, warga justru bekerja bakti meratakan tanah urug berupa pedel untuk menambal lubang jalan.
“Ini bukan hanya kurang cepat merespon. Tapi sangat lambat,” kata Mugiyanto, warga Ngareng disela-sela mengikuti kerja bakti, kepada suarabanyuurip.com, Senin (9/1/2017).
Hampir setengah tahun kerusakan jalan di depan Asrama Akamigas tersebut tidak ada tanggapan maupun penanganan sementara dari PU. Padahal sudah banyak laporan yang disampaikan kepada pemerintah setempat.
“Terus terang kami merasa kecewa. Ini seharusnya tanggung jawab PU, tapi ini malah warga yang menangani. Sedangkan pedel ini bantuan dari Lurah Cepu,” kata Antok warga lain.
Tarkun, Lurah Cepu, saat dikonformasi di lokasi, membenarkan, jika batuan pedel itu dari dirinya. Sebab terlalu lama jika harus menunggu penanganan dari PU. Apalagi selama ini jalan itu sudah banyak makan korban pengguna jalan.Â
“Ini murni dari kantong pribadi sendiri. Kasihan warga maupun pengguna jalan. Karena jika terus dibiarkan akan lebih banyak lagi korban berjatuhan,” ujar Tarkun.
“Saya prihatin dengan banyaknya korban tersebut,” lanjutnya
Pihaknya sangat menyayangkan atas lambatnya PU menangani kerusakan jalan yang cukup lama ini. Tarkun mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan UPTD PU wilayah Cepu, namun tidak ada respon.
“Mereka hanya mengatakan masih menunggu perintah,” jelasnya.
Sementara, Wirastomo Wisnu, kepala UPTD PU, saat dikonfirmasi menyatakan, jika hari ini akan ada penanganan sementara. Pihaknya juga mengaku telah lama menyampaikan laporan kepada pihak kabupaten.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga telah menanam pisang disepanjang badan jalan Ngareng yang berlubang tersebut.(ams)