Pemkab Tuban Rintis Media Center

media center

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Pascarotasi pejabat di awal tahun 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, kembali merintis media center. Wadah komunikasi yang didedikasikan melayani publik tersebut rencananya bakal melibatkan wartawan setempat.

“Pertemuan awal ini kami harapkan menjadi permulaan terwujudnya media center,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemda Tuban, Agus Wijaya, dalam jumpa pers di Rest Area Jalan Teuku Umar Tuban, Senin (9/1/2017).

Untuk skenario media center nantinya, dia bakal belajar dari konsep pejabat sebelumnya. Apabila ada hal yang kurang pas tentu akan diperbaiki, dengan catatan mempertimbangan masukan dari berbagai pihak termasuk jurnalis.

Diakuinya selama ini Pemkab Tuban belum memiliki ruang khusus media center. Sambil menunggu persetujuan dari pemimpin daerah, pihaknya bakal memanfaatkan ruangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lama sebagai ruang untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

“Kalau wartawan ingin kirim berita atau mengetik naskah investagasi silahkan,” imbuh pria yang sebelumnya menjabat Camat Montong itu.

Ayah dari dua anak ini berkomitmen, di masa jabatannya bakal mengoptimalkan peran jurnalis daerah. Tanpa campur tangan dan masukan konstruktif tentu sulit mewujudkan media center sesuai harapan Bupati Fathul Huda.

Baca Juga :   Siswi SMP Ikuti UN Susulan di Mapolsek

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (DKI), Heri Prasetyo menyatakan kesiapannya mewujudkan Pemkab  Tuban lebih komunikatif lagi terhadap pers. Apabila selama ini masiih terkesan tertutup, itu akan diperbaiki sambil berjalannya waktu.

“Apapun data yang diinginkan jurnalis akan kami sampaikan,” sambung pria yang dulu menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tuban.

Sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) intansinya, semua informasi Satuan Kerja (Satker) pemkab akan diintegrasikan menjadi satu di bawah kendalinya. Hal ini akan memudahkan komunikasi apabila wartawan ingin meminta data untuk dijadikan berita.

Disamping itu pula, Dinas Kominfo bersama Bagian Humas bakal bersinergi untuk menyediakan jadwal seremonial pemkab,  maupun agenda Bupati Fathul Huda, Wabup Noor Nahar, maupun Sekda Budi Wiyana selama sepekan.

“Beberapa pembenahan di berbagai lini harus bertahap,” jelas Heri.

Mendengar komitmen kedua pimpinan instansi tersebut, Ketua Ronggolawe Pers Solidarity (RPS), Khoirul Huda sangat mengapresiasi. Hal ini yang sebenarnya dibutuhkan jurnalis ketika ingin konfirmasi berita supaya berimbang.

Baca Juga :   Plafon Terminal Bandara Ngloram Ambrol Diterjang Angin

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Tuban, Pipit Wibawanto, juga merespon positif iktikad baik dari Kadis Kominfo, maupun Kabag Humas. Seiring berjalannya waktu, dia mengingatkan supaya komitmen tersebut jangan berjalan untuk pertama dan terkahir.

“Banyak pejabat yang mengagendakan serupa, namun juga tidak ada wujudnya,” imbuh wartawan MNC grup tersebut.

Terkahir dia berpesan supaya sering diadakan coffee morning antara pimpinan daerah, Satker yang terkait, bersama jurnalis. Kesempatan tersebut minimal digelar sebulan sekali dengan satu tema pokok. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *