Pertamina Akan Beri Prioritas BUMD

SuaraBanyuurip.com – Aly Imron

Tuban – PT Pertamina (Persero) Tbk bakal memberi kesempatan bisnis kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Tuban, jika Kilang Tuban beroperasi. Meski begitu skema kerjasamanya seperti apa, akan dibahas setelah proyek kontruksi kilang di wilayah Kecamatan Jenu, Tuban itu rampung.

“Kami komitmen untuk memberi kesempatan sebesar-besarnya, setelah tahap kontruksi selesai akan dibicarakan bentuk keterlibatannya,” kata Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero), Rachmad Hardadi, kepada Suarabanyuurip.com usai sosialiasi dan konsultasi publik Amdal Kilang Tuban di Gedung Korpri Tuban, Kamis (12/1/2017) sore.

Pemberian kesempatan bisnis, tambah Rachmad Hardadi, tak hanya kepada BUMD. Seluruh warga masyarakat Tuban, bakal ikut terlibat baik mulai kontruksi hingga saat produksi.

“Komitmen kami (Pertamina) adalah untuk masyarakat, sekaligus untuk mencapai kedaulatan energi nasional,” kata Rachmad Hardadi.

Rachmad Hardadi meminta, agar media massa di Tuban ikut mengawal pelaksanaan proyek Kilang Minyak tercanggih di dunia itu. Selama kontruksi proyek senilai Rp175 triliun itu bakal menyerap  35.000 hingga 50.000 tenaga kerja. Warga sekitar bakal diprioritaskan dalam tenaga kerja. 

Baca Juga :   Panggil KKKS Bahas RTH Sekitar Industri Migas

Setelah produksi kilang garapan Pertamina bersama Rosneft Oil Company, Rusia ini bakal menyerap 1.600 hingga 1.800 tenaga kerja struktural. Di luar itu masih butuh tenaga kerja supporting hingga 2.000 orang. 

“Terkait Naker kami telah melakukan kordinasi dengan Pak Bupati Tuban, daerah kami minta juga menyiapkan Naker agar bisa siap pakai untuk kilang,” katanya. 

Di luar itu, papar Rachmad Hardadi, ada multiplier efect  yang menyertai keberadaan kilang berkapasitas produksi hingga 400.000 barel per hari tersebut. 

Saat ini pihak Pertamina sedang melakukan tahapan studi Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Setelah itu memasuki tahap kontruksi yang dijadwalkan memakan waktu selama lima tahun sejak 2017.

Pemkab Tuban telah membentuk BUMD yang bergerak dalam bisnis minyak dan gas bumi (Migas). Perusahaan milik pemerintah daerah ini, dipersiapkan untuk terlibat dalam industri Migas yang ada di wilayah Bumi Wali.  (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *