SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Sejak seminggu lalu produksi Banyuurip, Blok Cepu yang di operatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dikabarkan telah mengalami peningkatan, yaitu dari semula 185.000 barel per hari (Bph) meningkat menjadi 200.000 Bph. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh pengelola penyertaan modal atau participating interest (PI) Blok Cepu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (14/1/2017).
“EMCL sudah melakukan uji coba peningkatan produksinya menjadi 200.000 Bph sejak satu minggu yang lalu, dan berjalan lancar hingga sekarang,” kata Direktur Utama PT ADS, Ganesha Askari.
Dengan peningkatan produksi Blok Cepu tersebut, Ganesha berharap, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan porsi tambahan termasuk Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas). Terlebih, harga minyak mentah dunia saat ini mulai merangkak naik mencapai USD 56 per barel.
“Kita tahun 2016 mendapat penurunan DBH Migas. Harapan kami kalau produksi Blok Cepu meningkat ya pendapatan ikut meningkat,” imbuhnya.
Dia menyatakan, dari tahun 2009 sampai 2016 total investasi PT ADS di Lapangan Banyuurip sebesar USD 200 juta lebih. Sementara total penjualan minyak dari tahun 2010 hingga Desember 2016 mencapai USD 82 Juta.
Sementara itu, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, belum memberikan konfirmasinya terkait hal ini.(rien)