Pertanyakan Peniadaan Tenaga Medis di Pad A

Sumur Sukowati

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) saat ini telah meniadakan ambulance dan tenaga medis yang sebelumnya distandbykan di Pad A, Lapangan Sukowati dipertanyakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Ini patut kita pertanyakan, karena ambulance dan tenaga medis tersebut masih sangat perlu disiagakan seperti biasanya. Jangan malah ditiadakan,” kata Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, kepada Suarabayuurip.com, Minggu (15/1/2017).

Tujuan tetap disiagakannya ambulance dan tenaga medis di lokasi Pad A Sukowati sebagai bentuk pengantisipasian suatu hal yang tak di inginkan bersama. Misalnya terjadinya kebocoran gas seperti yang telah terjadi sebelumnya. Sehingga ketika terjadi musibah kebocoran gas, dan menimpa warga perusahaan bisa cepat melakukan pertolongan atau pengobatan.

“Kalau ambulance dan tenaga medisnya tidak ada lagi di Pad A, ada kekhawatiran saat terjadi kebocoran gas tidak ada yang siaga, terus siapa yang bertanggungjawab, apa JOB P-PEJ ingin masyarakat kembali bergejolak,” tandas kades ring satu Lapangan Sukowati, Blok Tuban ini.

Baca Juga :   Solar Non Subsidi Kurang Diminati

Pihaknya hanya mendapat kabar, jika rekanan JOB P-PEJ yang menyediakan ambulance beserta tenaga medisnya telah habis kontrak pada tahun 2017 ini. Dan belum ada perpanjangan kontraknya dengan JOB P-PEJ. Namun hal itu tidak lantas menjadikan alasan JOB P-PEJ meniadakannya. Karena perpanjangan kontrak bisa dilakukan jauh hari sebelum masa kontrak habis.

“Kalau informasi yang saya terima, kontraknya enam bulan,” imbuhnya.

Edi berharap, agar JOB P-PEJ kembali menempatkan ambulance dan tenaga medis demi kesiapsiagaan bencana migas di Pad A seperti kebocoran gas dan lain sebagainya.

“Siapapun rekanannya, kami hanya minta ambulance dan tenaga medis tetap ada seperti biasanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Akbar Pradima, belum memberikan konfirmasinya. Pesan singkat yang dikirimkan Suarabanyuurip.com hingga berita ini diturunkan belum ada balasan, begitu juga saat dihubungi melalui sambungan telepon.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *