SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Sebagian warga di sepanjang jalur yang akan ditanami pipa gas Gresik, Jawa Timur hingga Semarang, Jawa Tengah (Gresem) oleh Pertamina Gas (Pertagas), telah mencairkan dana atas kompensasi lahan yang digunakan proyek pipanisasi tersebut. Salah satunya warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Menurut Kepala Dusun Wangkot, Desa Kapuan, Djasmani, warga di desanya sebagian besar telah mencairkan dana kompensasi dari lahannya yang proyek pipanisasi gas Gresem. Dari total 23 Kepala Keluarga (KK), dana yang diterima bervariatif, tergantung dari luas lahan yang digunakan.
“Ada yang dibawah Rp300 juta, dan ada yang lebih. Dana itu diberikan langsung kepada warga yang berhak melalui rekening masing-masing. Jadi kami tidak tahu, untuk apa dananya,” katanya, Senin (16/1/2016).
“Saya menjamin, dana yang diterima warga utuh tidak ada potongan,†lanjutnya.
Salah satu penerima kompensasi, Tasmini, warga Wongkot, mengaku, telah mencairkan dana atas kompensasi yang diterimanya. Akan tetapi, menurut dia, tidak semua warga telah mencairkan dana tersebut, lantaran belum ada transfer masuk ke rekening. Hal itu karena perusahaan yang menangani berbeda.Â
“Sudah dicairkan dari bank, tapi sudah ditabung lagi,” kata dia.
Dia mengungkapkan, ada sejumlah pengurangan dana yang seharusnya dia terima Rp8 juta tinggal menerima Rp7 jutaan.
“Pada saat sosialisasi disebutkan, saya menerima Rp8 juta lebih. Tapi saat saya cek, uangnya cuma Rp7 juta an. Jadi akan saya tanyakan ke pihak perusahaan yang menangani atas pengurangan dana yang saya terima ini,” akunya.(Ams)