SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Diduga korsleting listrik pada mesin pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamini, mengakibatkan kebakaran hebat yang meluluh-lantakkan gudang pupuk Mitra Tani milik Subroto warga Dusun Pule, Desa Pule, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (18/1/2017).
Data yang dihimpun, kebakaran itu bermula saat salah satu karyawati Pertamini bernama Titik sedang menyalakan mesin pertamini dari dalam gudang pupuk untuk mengisi dispenser (tangki BBM) diluar gudang.
Saat mesin masih menyala, Titik menyempatkan melayani pelanggan yang sedang mengisi Pertalite. Saat itulah dari dalam gudang terlihat asap tebal mengepul dan api sudah berkobar kemana-mana.
Api yang berkobar dalam hitungan menit langsung meluas karena didalam gudang juga tersimpan sekira 300 liter BBM dan ratusan tabung Elpiji 3 kilogram.
“Melihat kobaran api dan asap hitam yang membubung tinggi para tetangga dan warga sekitar berdatangan dan sebisa mungkin berusaha memadamkan api,” ujar salah satu warga Wahono.
Regu pemadam kebakaran dari UPT Pemadam Kebakaran Babat yang dihubungi salah satu warga lanhsung datang dan berjibaku memadamkan amukan si jago merah.
Lokasi kebakaran yang berada ditepi jalan raya Modo-Bluluk menjadi pusat perhatian para pengendara yang melintas. Banyak kendaraan baik mobil maupun motor yang sengaja berhenti untuk melihat kebakaran itu.
“Tadi dari jarak satu kilometer terlihat asap tebal membubung ke angkasa. Karena penasaran saya datang ke sini. Ternyata kebakaran,” ujar salah satu pengendara motor Imam.
Akibat kebakaran tersebut kerugian ditafsir mencapai Rp 800 juta. Barang-barang yang tersimpan didalam gudang diantaranya  puluhan ton pupuk,100 tabung Elpiji melon, hentraktror, motor tosa dan puluhan kibik kayu jati.(tok)