SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno
Blora – Tak kurang dari 20 unit dump truk pengangkut tanah urug berupa pedel diterjunkan oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu untuk membantu perbaikan sementara kerusakan jalan Sumber, Kecamatan Kradenan hingga Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Menurut Zaky Bachroni, Kepala Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, kerusakan jalan itu kurang lebih sepanjang 3,5 Kilo meter (km). Mulai dari Dukuh Tambak, Desa Sumber hingga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung.
“Jalan itu menuju sumur KDL 1 dari Dukuh Tambak menuju Temulus,” ujarnya, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (19/1/2917).
Kerusakan parah yang terjadi, menurut Zaky, telah dilakukan penanganan sementara dengan melakukan pengurugan menggunakan batu pedel.
“Bentuan pedel dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu sebanyak 20 dump truk,” kata Zaky.
Sementara, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, saat dikonfirmasi apakah jalan rusak di Desa Sumber bisa dianggarkan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR). Dia menjelaskan, bahwa CSR adalah program pemberdayaan.
“Apabila ada infrastruktur yang harus ditangani, dan apabila diakibatkan oleh aktivitas operasi, kita pasti support dan selesaikan langsung,” ujar Agus.
Tetapi, menurut dia, apabila terkait kegiatan non operasi, tentunya hal ini berkaitan langsung kegiatan masyarakat. Maka harus dibicarakan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk dikerjakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Misalnya aktivitas truk pengangkut pasir dengan beban berlebih, dan lainnya.
“Apabila ada aktivitas lain diluar aktivitas kami yang mengakibatkan kerusakan jalan, tentunya yang membangun adalah Pemkab. Meskipun Pertamina juga akan support. Seperti pasca banjir di Sumber kemarin, yang memperbaiki langsung adalah Pertamina,” ungkapnya.
Samgautama Karnajaya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mengatakan, sepanjang jalan tersebut sebagian memang menjadi tanggung jawab Pertamina ketika terjadi kerusakan.
“Sesuai kesepakatan awal, jalan dari Sumber ke Temulus sepanjang 1,5 Km, itu sebagian di antaranya menjadi tanggung jawab Pertamina. Sehingga perbaikannya merupakan wewenang Pertamina,” ujarnya.
Sedangkan sisanya, lanjut dia, akan diperbaiki oleh Pemkab. Karena itu, agar perbaikannya bisa dilaksanakan secara bersamaan, maka membutuhkan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Pertamina EP.
“Pihak kami akan berupaya memperbaiki jalan poros antar kecamatan tersebut,” pungkasnya. (ams)