Kuswiyanto Kunjungi Kawasan Sayur Ngampel

Kuswiyanto petik sayur

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Ingin petik langsung sayuran organik yang segar dan sehat? Datang langsung ke Kawasan Sayur Ngampel (KSN).

Untuk menjangkau lokasi KSN cukup mudah. Bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Dari Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur, sekitar 100 meter kearah timur akan ditemui sentra pertanian organik KSN.

Sesuai namanya, KSN ini berada di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Kawasan ini memiliki luas sekira 8 hektar (Ha) yang dikelola oleh Komunitas Petani Organik Bojonegoro.

Berbagai sayuran organik ditanam  di sana. Mulai dari cabai (lombok) berbagai jenis, Brokoli, aneka macam terong dan kacang, Mentimun, bawang merah hingga Okra.

Tanaman-tanaman itu ditanam beberapa bulan lalu. Saat ini memasuki masa petik sayur atau panen. Banyak pembeli yang datang untuk petik langsung di lokasi dengan penjualan dihitung perbiji.

“Sudah mulai banyak dikenal masyarakat sepertinya, jadi ada saja yang datang untuk membeli sayur organik kami,” terang Mbah Dul, salah satu anggota komunitas Petani Organik Bojonegoro.

Baca Juga :   BPK Nilai Prestasi Keuangan Tuban Merosot

Budidaya sayuran organik ini cukup prospek. Banyak diminati masyarakat karena selain sehat juga ramah lingkungan.

“pemasaran sangat mudah menjualnya, karena permintaan sayur organik kini semakin tinggi,” sambung Pak Oni, pemrakarsa KSN ini.

Keberadaan KSN ini mengundang perhatian Kuswiyanto, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro – Tuban. Ia mengunjungi KSN dan melakukan petik langsung.

Kedatangan sahabat dekat Bupati Bojonegoro itu ke KSN bukan tanpa alasan. Sebelum memasuki masa petik, Kang Kus-sapaan akrab Kuswiyanto juga berkunjung dan menyempatkan menanam sayur bersama Kelompok Tani Organik KSN ini.

“Wah, eman kalo saya gak ke sini, timunnya renyah dan enak. Apalagi melihat terong ungu yang panjang dan banyak buah dalam tangkainya, senang sekali saya. Ini bukti bahwa bertani organik di Bojonegoro sebenarnya sudah sangat bisa dinikmati hasilnya,” ujar kang Kus.

Dalam kesempatan kunjungannya, Kuswiyanto berharap pertanian organik yang digeluti Komunitas Petani Organik ini dapat ditularkan kepada masyarakat Bojonegoro secara massive. Karena ini diantara cita-cita pemerintah hari ini untuk terus mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan.

Baca Juga :   Pasangan Mulyo Atine Akan Kembangkan Home Industri

“Caranya dengan mulai membangun kesadaran akan bertani maju, modern dan terintegrasi,” tegasnya.

Dengan model organik ini, lanjut Kang Kus, tentu kesejahteraan petani akan segera terwujud. Karena ada banyak manfaat yang didapat. Dengan ternak yang dimiliki tentu akan dapat digunakan sebagai pupuk dan pemberantasan hama bahkan sumber energi semisal bio-gas.

“Hasil bertaninnya tentu melimpah dan masa panen lebih sering dan harga tentu relatif tinggi,” ucapnya.

Jika semua dilakukan terintegrasi, Kang Kus optimis cita-cita untuk mewujudkan Bojonegoro khususnya sebagai Lumbung Pangan dan Energi Negeri  akan segera terealisasi.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *