ADD 2017 Desa Banyuurip Berkurang

Sekdes Banyuurip Abdul Haris

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban– Berkurangnya Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 yang diterima Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur membuat perangkat desa harus mengoptimalkan program. ADD desa penghasil Minyak dan Gas Bumi (Migas) itu pada tahun 2016 sebesar Rp 315.108.187, sedangkan tahun ini hanya Rp Rp311.668.100.

“Ada penurunan ADD sekira Rp 3.440.087,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Banyuurip, Kecamatan Senori, Abdul Haris, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (26/1/2017).

Haris menjelaskan, selama ini ADD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya difungsikan sebagai sumber penghasilan tetap pemerintah desa (Pemdes) untuk peningkatan pembangunan desakepala desa. Meskipun jumlah ADD berkurang, pihaknya bersyukur ada penambahan Dana Desa (DD) yang ditransfer oleh Pemerintah pusat tahun ini.

Tahun ini jumlah DD yang akan diterima desanya sebesar Rp 781.793.000, lebih besar dibandingkan anggaran DD tahun sebelumnya hanya Rp 610.677.009. Penghitunganny total anggaran DD/ADD yang diterima desa yang masuk Wilayah Kerja Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 tahun ini lebih dari Rp 1 miliar.

Baca Juga :   TWU Resmikan UPD

“Meski ADD turun, Desa Banyuurip masih akan menerima dana dari pemerintah sebesar Rp1.093.461.100,” jelas Haris.

Sebagaimana diketahui, DD digunakan untuk membiayai pembangunan desa yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sekaligus peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan.

Selain mengoptimalkan anggaran DD/ADD, Desa Banyuurip selama ini juga menerima manfaat program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina EP Asset 4. Diantara program yang dirasakan oleh masyarakat yakni, Bank sampah Delima yang melibatkan perempuan di desa setempat. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *