Bulog Tak Batasi Gabah Petani

Kep Bulog wilayah pati Kholison

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre wilayah pati , menyatakan kesiapannya untuk melakukan penyerapan gabah dari para petani sebanyak-banyaknya tanpa membatasi jumlah setoran gabah. Hal itu berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 5 tahun 2015 tentang serapan gabah petani.

Kepala Sub Divre Bulog Wilayah Pati, Ahmad Kholison, menjelaskan, dalam penyerapan tersebut telah membentuk Satuan Kerja (Satker) pengadaan untuk melakuan penyerapan gabah dan beras langusung dari  para petani sebanyak-banyaknya sesuai dengan ketentuan.

“Dalam Penyerapan itu bisa melalui satker dan bisa melalui Mitra Kerja Pengadaan (MKP). Yang muaranya nanti juga ke gudang Bulog yang ada di daerah,” terangnya. 

Sub Divre Bulog Wilayah Pati, membawahi 5 gudang Bulog yang ada di 5 kabupaten. Yajni Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora.

Lebih lanjut, Kholison menjelaskan, sampai dengan saat ini dalam penyerapan gabah petani masih menggunakan Inpres nomor 5 tahun 2015, karena belum ada penggantinya.

“Untuk Gabah Kering Panen (GKP) harganya Rp3.700,” ujarnya.

Baca Juga :   Serapan APBD Bojonegoro 2025 Nyaris Mencapai Target 80 Persen

Penyerapan itu, menurut dia, dilakukan untuk melindungi para petani supaya tidak dipermainkan tengkulak. Sebagaimana diketahui, harga gabah petani semakin menurun sampai dengan masa akhir panen.  (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *