Belum Jadwalkan Penertiban Sumur Tua

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Awal tahun 2017 PT Geo Cepu Indonesia (GCI) selaku Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu di beberapa sumur tua di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur belum menjadwalkan penertiban sumur tua yang masih dikelola warga. Sementara ini pihaknya masih menunggu kebijakan pimpinan untuk bertindak menyelematkan aset negara.

“Rencana penertiban sumur tua awal tahun ini sedang dibahas oleh Legal,” ujar Humas PT GCI, Yenni Hartatik, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Jumat (27/1/2017).

Perempuan ramah ini, belum bisa panjang lebar menjelaskan strategi penertibannya. Setiap langkah akan dilakukan mengacu pada evaluasi akhir tahun 2016 lalu.

Untuk wilayah Tuban, sumur tua yang masih dikelola warga berada di Desa Wonosari, Kecamatan Senori. Catatan Pam Obvit Polda Jatim yang berjaga di dekat kantor GCI di Desa Banyuurip, tidak kurang dari delapan sumur yang belum dikelola GCI.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Tuban, Elis Suendayati, membenarkan memang belum ada rencana penertiban sumur tua awal tahun ini. Saat ini pihaknya juga belum berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak GCI.

Baca Juga :   Alat Ukur Suhu Kembali Dipasang

“Belum monitor, kalau bergerak saya kabari ya,” janjinya.

Perlu diketahui, jumlah sumur yang dikelola PT GCI total mencapai 172 titik sumur. Dari jumlah tersebut kini yang masih aktif produksi hanya 40 sumur.

‪‪Sesuai kontraknya sumur tersebut mulai dikelola GCI tanggal 16 Agustus 2013 hingga 16 Agustus 2023. Saat kini beberapa sumur masih ada yang dikelola warga, diantaranya di Desa Wonosari. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *