SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pengelola penyertaan modal atau participating interest (PI) gas Blok Cepu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) menegaskan, bahwa PT Surya Energi Raya (SER) masih tetap menjadi mitra dalam penyertaan PI gas di Blok Cepu.
“Kami sudah menemui PT SER di Jakarta minggu lalu, dan tidak ada pengunduran diri dari mereka untuk PI gas Blok Cepu,” ujar Direktur Utama PT ADS, Ganesha Askari, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (27/1/2017).
Saat ini, pihaknya masih menghitung berapa keuntungan yang didapat dan skema kerjasama dengan PT SER untuk PI gas di Blok Cepu.
Ganesha mengatakan, pemisahan manajemen penyertaan modal atau PI antara minyak dan gas Blok Cepu agar daerah penghasil bisa segera memperoleh keuntungan.
Hal ini dikarenakan, pada 2014 lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih mempertimbangkan pengelolaan gas Blok Cepu yang masih belum jelas.
Menurut dia, ketidakjelasan pengelolaan gas Blok Cepu, karena PT Pupuk Kujang dan Pertamina, yang memperoleh penawaran sebagai pembeli gas Cepu belum sepakat soal harga.
“Kalau gas kita lepas sesuai harga pembelian PT Pupuk Kujang, jelas kita rugi,” ucapnya.
Apabila manajemen antara minyak dan gas dipisahkan, maka daerah penghasil segera memperoleh keuntungan. Kalau uang penyertaan modal berikut bunga delapan persen sudah kembali.
PT ADS, yang bekerja sama dengan PT SER Jakarta, selaku penyandang dana, sampai saat ini sudah menyetorkan penyertaan modal kepada operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Tapi Bojonegoro sudah memperoleh keuntungan dari penyertaan modal migas Blok Cepu, sejak minyak Blok Cepu berproduksi 30 ribu barel per hari,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar kabar bahwa PT SER akan mengundurkan diri dari PI gas Blok Cepu.(rien)