SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Menjelang dilakukannya pemboran Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Trembul yang berpusat di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah oleh Kontrak Kerja Sama (KSO) Pertamina Eksplorasi Produksi (EP), PT Sarana GSS Trembul pada pertengahan tahun 2017 ini menarik perhatihan Camat Ngawen, Sunanto.
Sunanto meminta, sebelum melakukan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi terlebih dulu Pertamima EP dan KSO nya memperhatikan pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan yang menuju kelokasi Migas Trembul. Mengingat salah satu jembatan menuju lokasi lapangan migas sempat ambrol saat diterjang banjir beberapa waktu lalu.
Selain itu sebagaimana diketahui, eksplorasi tersebut bakal dilakukan di empat titik yang tersebar di empat desa di Kecamatan Ngawen. Yakni Desa Trembulrejo, Desa Kedungsatrian, Desa Talokwohmojo dan Desa Karangtengah. Sehingga perlu adanya perhatihan serius untuk pembangunan infrastrukturnya.
“Jalan yang akan dilalui kendaraan proyek dan aktivitas eksplorasi migas saya minta bisa dibangun terlebih dahulu. Begitu juga ketika kegiatan migas selesai, jalan diperbaiki lagi,” ungkapnya.
“Jangan sampai setelah menyedot minyaknya, kami hanya ditinggali jalan rusak saja,†lanjut Sunanto.
Menurutnya, pembangunan jalan bisa dilakukan melalui program Corporate Social Responsibelity (CSR) atau dari program lainnya.
“Kalau aksesnya bagus pastinya semua arus lalu lintasnya juga ikut lancar,” pungkasnya.(ams)