Bupati Tolak SAKIP yang Normatif

Bupati Fadeli Rapat

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono 

Lamongan – Tidak biasanya Bupati Lamongan Fadeli memimpin langsung pemaparan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2017 yang disampaikan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Sasana Nayaka, Senin (30/1/2017).

Fadeli memimpin langsung pemaparan itu bersama Wakil Bupati Kartika Hidayati dan Sekkab Yuhronur Efendi bertujuan untuk mengetahui sejauh mana inovasi yang dilakukan OPD. Karena SAKIP tersebut dapat mengukur kinerja pembangunan dan kinerja yang dilakukan setiap OPD.

Dia nampaknya menitikberatkan pada program inovasi yang dilakukan OPD. Seperti ketika Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHK) Aris Setiadi menyampaikan paparan secara normatif, Fadeli langsung meminta paparannya dihentikan.

“Kalau sekedar normatif, bekerja yang rutin-rutin saja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, Saya rasa itu terlalu mudah untuk OPD. Saya minta setiap OPD harus memiliki program inovatif, memberikan lebih dari yang dipersyaratkan aturan, beyond complience, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, “ tegas dia.

Dia meminta agar dalam SAKIP setiap OPD harus ada lembaran baru yang mencantumkan program inovatifnya. Jika program inovatif itu memang bagus dan bisa memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakat, tentu dukungan penganggaran akan tersedia.

Baca Juga :   14 KK Warga Ngelo Terancam Terisolir

“Seperti road map peningkatan produksi jagung, padi dan kedelai di Dinas TPHK, “ katanya menjelaskan.

SAKIP sendiri adalah penerapan manajemen kinerja pemerintahan yang berorientasi pada pencapaian dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Tidak lagi menekankan kepada berapa besar anggaran yang telah dihabiskan, namun berapa besar kinerja yang dihasilkan untuk mencapai tujuan di akhir periode.

Dengan SAKIP pula, kepala daerah bisa mengukur kinerja pembangunan secara keseluruhan dan kinerja masing-masing OPDnya. Hasil evaluasi SAKIP Pemkab Lamongan juga terus menunjukkan kenaikan.

“Dari yang sebelumnya C, evaluasi SAKIP Lamongan 2016 naik menjadi BB,” pungkasnya.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *