SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Cilacap – Bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR), Semen Gresik Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia telah mencetak 6.850 tukang bangunan bersertifikat. Tenaga profesional tersebut dijamin tidak kalah bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
“Dengan kompetensi dan sertifikasi para tukang kayu tidak terancam pekerjaannya,†ujar Kepala Biro Penjualan Wilayah II Semen Gresik, Moch Agus Arif, melalui pesan elektronik yang diterima suarabanyuurip.com, Rabu (13/12/2017).
Dipenghujung tahun 2017 ini, ada 200 tukang bangunan yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi. Selama dua hari mulai tanggal 11-12 Desember 2017, mereka ditempa di Gedung Graha Pemuda Bercahaya.
Pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini dinamakan Edutrain Jago Bangunan. Merupakan apresiasi Semen Gresik kepada para tukang bangunan sebagai salah satu pelanggannya.
Kegiatan ini penting karena melalui uji kompetensi, akhirnya dapat meningkatkan daya saing peserta. Tentu mendorong mereka untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Berbekal sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK) yang digandeng PT Semen Gresik, kompetensi tukang bangunan akan lebih dihargai. Diharapkan memberikan kemudahan untuk memperoleh pekerjaan, bahkan untuk bekerja di proyek skala besar sekalipun.
Acara di Cilacap kali ini menutup rangkaian acara Edutrain Jago Bangunan yang dilakukan Semen Gresik selama tahun 2017. Sebelumnya di tahun yang sama, Semen Gresik juga telah mengadakan acara sejenis di berbagai kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumbawa.
Edutrain Jago Bangunan seperti ini, telah diselenggarakan Semen Gresik sejak 10 tahun lalu tepatnya 2006. Hasilnya mampu mencetak sebanyak 6.721 tukang bangunan bersertifikat.
“Sekarang anggota komunitas tukang sebanyak 19.000 orang tersebar di seluruh Indonesia,†imbuhnya.
Selain peduli para tukang bangunan, Semen Gresik juga berperan pada pembangunan di Jawa Tengah. Semen Gresik tergabung dalam Semen Indonesia Group yang merupakan perusahaan milik negara.
Perusahaan BUMN ini juga turut menyumbang pendapatan negara, dan salah satunya digunakan untuk pembangunan nasional. Termasuk di daerah Jawa Tengah ini. Di samping itu, berbagai proyek monumental di Jawa Tengah seperti jalan tol Semarang-Batang, jalan tol Semarang-Salatiga, PLTU Tanjung Jati Jepara juga menggunakan produk Semen Gresik.
Kepedulian Semen Gresik terhadap tukang bangunan tidak terhenti hanya di sertifikasi. Untuk meningkatkan kompetensi tukang secara berkelanjutan, Semen Gresik telah menyiapkan sebuah portal terpadu berbasis digital bagi para tukang yang bernama jagobangunan.com.
Melalui portal tersebut, mereka dapat mengasah kemampuan dan memperkaya pengetahuan di bidang konstruksi secara mandiri. Berbagai artikel dan tips esensial seputar dunia konstruksi dan bangunan telah disiapkan Semen Gresik pada portal tersebut.
Apabila tukang mengalami kesulitan di pekerjaannya, mereka pun dapat berkonsultasi terkait konstruksi ataupun desain bangunan melalui fitur 'Tanya Pak Jago', yang merupakan call center bebas pulsa yang disediakan Semen Gresik khusus untuk tukang bangunan.(aim)