Proyek Pipa Gresem Rusak Jalan Lingkungan

rusak jalan

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pemerintah Desa (Pemdes) Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melakukan penutupan akses jalan menuju lokasi proyek pipa gas Gresik – Semarang (Gresem) di Dusun Wangkot. Gara-garanya kendaraan pengangkut pipa telah merusak jalan lingkungan.

Padahal jalan lingkungan dengan volume 3×70 meter tersebut baru saja dibangun menggunakan anggaran dana desa (DD) sebesar Rp200 juta. Penutupan dilakukan dengan cara menumpuk tanah urug di tengah jalan.

Cara ini terpaksa dilakuakan pemdes lantaran pada pengalaman proyek double track lalu, pihak kontraktor meninggalkan begitu saja jalan yang mengalami kerusakan tanpa memperbaikinya.

“Kami tidak mau kecolongan lagi,” kata Kepala Desa Kapuan, Haryono kepada suarabanyuurip.com, Selasa (31/1/2017).

Untuk menghindari kejadian tersebut, pihaknya mengundang subkontraktor (Subkon) pelaksana proyek, PT  Prima Jaya Persada (PJP) untuk melakukan koordinasi terkait tuntutan dari desa. Pemdes menghendaki adanya nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) dengan subkon.

“Sesuai kesepakatan, setelah selesai pekerjaan jalan desa langsug diperbaiki,” jelasnya usai melakukan pertemuan dengan pihak PT PJP.

Baca Juga :   1.500 Sumur Tua Berpotensi Katrol PAD

Senada disampaikan Kepala Dusun Wangkot, Djasmani. Dia mengungkapkan, pada awal sosialisasi pernah dijanjikan, namun sampai saat ini belum ada kepastian dari subkon pelaksana proyek.

“Ini kita lakukan agar kasus yang dulu tidak terulang lagi,” tegasnya.

Petugas lapangan PT PJP, Harjono menyatakan kesanggupannya untuk menandatangani nota kesepamanan tersebut. “Jika pekerjaan selesai akan segera perbaiki,” janjinya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *