SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap dengan dimulainya pekerjaan pipanisasi Gresik-Semarang (Gresem) di wilayahnya bisa mengoptimalkan warga lokal, khususnya untuk tenaga unskill (kasar).
“Karena kebetualan desa ini dilalui proyek. Harapan kami warga bisa ikut kerja di sana. Disamping bisa mengurangi pengangguran, juga bisa mengangkat ekonomi warga,†kata Kepala Desa Kapuan, Haryanto kepada suarabanyuurip.com, saat ditemui di kantornya usai melakukan koordinasi dengan PT  Prima Jaya Persada (PJP), kontraktor pelaksana proyek terkait kerusakan jalan, Selasa (31/1/2017) kemarin.
Sementara ini sudah ada delapan warganya yang ikut terlibat dalam proyek tersebut. “Nanti rencana juga ada penambahan tenaga lagi,†ucapnya.
Pihaknya mendukung kelancaran pelaksanaan proyek negara tersebut. “Desa tidak ada tendensi apa-apa. Setidaknya warga bisa menjadi tenaga kerja, meskipun hanya tenaga kerja kasar,†kata Haryanto.
Pipanisasi Gresem di wilayah Desa Kapuan telah dimulai sejak sepekan terakhir. Pipa milik Pertamina Gas (Pertagas) itu akan membangun jaringan pipa sepanjang 271 kilo meter (KM) mulai Gresik hingga Tambak Lorok, Semarang. Proyek ini dikerjakan Konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) – PT Remaja Bangun Kencana, Kontraktor – PT Kelsri.(ams)