SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini berpotensi memunculkan serangan hama pada tanaman padi. Hal ini disebakan minimnya penyinaran matahari dan tingginya kelembaban sehingga berpeluang menjadikan penyakit berkembang lebih cepat. Â
Demikian disampaikan Kepala UPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Suparman, Rabu (2/2/2017).
Suparman menjelaskan, kondisi cuaca seperti ini ancaman hama yang biasa terjadi adalah serangan wereng. Untuk mengantisipasinya, DPKP Kedungtuban telah menyampaikan peringatan dini kepada petani melalui kepala desa dan kelompok tani.
Selain itu melaksanakan pengamatan tanaman secara intensif supaya diketahui secara dini apabila terjadi gejala serangan hama, dan melaksanakan gerakan pengendalian secara serentak.
“Kami minta petani juga proaktif untuk memberikan informasi kepada kami atau PPL di lapangan supaya bisa dipantau perkembangannya dan diambil tindakan pengendalian,†pesannya.
Sesuai data di DPKP Kedungtuban, realisasi tanaman pada bulan Oktober 2016 sampai dengan Januari 2017 mencapai 5.135 hektar (ha). Dari jumlah tersebut seluas 1.782 ha padi telah dipanen, sedangkan sisanya masih 3.353 ha. Diperkirakan luas panen pada Februari  mencapai 3.303 ha, dan Maret  seluas 50 ha.(ams)