SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merasa lega atas komitmen pihak Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI), Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), dan Perhutani segera memperbaiki kerusakan jalan Desa Nglobo. Sehingga gejolak sosial yang berujung pada aksi penanaman pohon pisang di jalan bisa terurai.
Penyelesaian masalah tersebut dihasilkan setelah dilakukan koordinasi antara Perhutani, Kecamatan Jiken, GCI, dan PEPC ADK, pada Kamis (2/2/2017).
“Alhamdulillah ada komitmen dari GCI, PEPC ADK, dan Perhutani untuk perbaikan jalan,” kata Camat Jiken, Luluk Kusuma, kepada suarabanyuurip.com.
Menurutnya, pada hari Selasa pekan depan baru akan dilaksanakan survei dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Blora. “Survei ini untuk menentukan perhitungan biaya,” katanya.
Humas PT GCI, Sugiharto, mengiyakan terkait komitmen akan segera dilakukannya perbaikan jalan Desa Nglobo tersebut. “Iya, betul. Besok selasa akan dilakukan perhitungan anggaran,” katanya saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com melalui pesan singkat.
Saat ditanya, apakah ada pembagian prosentase perbaikan antara, Perhutani, GCI, PEPC ADK dan Pemkab? atau cuma dibebankan kepada GCI?. Dia menegaskan bahwa suatu hal yang konyol jika semua dibebankan kepada GCI.
“Ya tidak fair dan konyol kalau cuma dibebankan kepada GCI,” terangnya.
Sementara, Kepala Desa Nglobo, Sujatmiko menyatakan, jika pohon pisang dan ranting-ranting kayu yang ditanam warga di jalan yang rusak telah dibersihkan.
“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti. Biar masyarakat merasa senang dan kita tinggal menunggu hari selasa nanti,” ungkapnya.(ams)