SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Sejarah menjadi salah satu cara untuk membangkitkan jiwa patriotisme dan Nasionalisme bagi para generasi muda. Untuk mewujudkan itu, bisa dilakukan dengan wisata sejarah, yang diharapkan generasi muda mengetahui sejarah dan wawasan kebangsaan.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Mei Nariyono.
Karena alasan itu, Kesbangpol memprogramkan dan mengajak para pelajar di Blora untuk membangkitkan wawasan kebangsaan melalui Seminar dan program Wisata Nusantara 2017. Harapannya dengan mengetahui sejarah dan wawasan kebangsaan akan memÂbangkitkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pada diri generasi muda.
Menurutnya, supaya semua pelajar mampu mencerna slogan “jangan sekali kali meluÂpakan sejarah†dengan baik, tidak hanya sekadar slogan dan ucapan saja.
“Namun harus menjadi penyemangat generasi muda, karena dengan meÂngiÂngat dan mengetahui sejarah akan mengerti jerih payah para pejuang terdahulu dalam membangun dan memerdekakan bangsa ini,†kata Mei kepada suarabanyuurip.com, Jumat (11/2/2017) kemarin.
Untuk diketahui, Kesbangpol mengajak 150 pelajar perwakilan dari 20 SMA/SMK  Eks Kawedaan Blora dan Ngawen, untuk mengunjungi objek wisata sejarah pada tahun 2017 ini. Yaitu Museum Rangga Warsito dan Candi Gedong Songo di Kabupaten Semarang. Berangkat dari halaman kantor Kesbangpol Blora, Kamis pagi (9/2/2017) pukul 04.00 WIB dan tiba kembali ke Blora pukul 22.00 WIB. Â
Salah seorang guru Pendidikan Kewarganegaraan, SMK Muhammmadiyah Kecamatan Ngawen, Anik Farida, mengapresiasi program dari Kesbangpol Blora.
Ia mengatakan, program itu tidak hanya sebagai peguatan karakter tingkat pelajar SMA/SMK melainkan sebagai motivasi tercapainya prestasi dan cita-cita.
“Ini sebagai penguatan karakter, sebab generasi muda  sebagai penerus tercapainya cita-cita bangsa dan negara  merupakan  sumber daya manusia yang potensial dimasa yang akan datang. Perlu dipersiapkan untuk berprestasi dan memberikan sumbangan nyata kepada pembangunan bangsa dan negara,†kata Ani Farida.Â
Selama di Museum Rangga Warsito, para pelajar SMA/SMK dari Blora itu mendapat penjelasan dari petugas tentang sejarah purbakala, fosil dan lainnya sebagaimana benda-benda yang menjadi koleksi museum. Sedangkan di Candi Gedong Songo, para pelajar mengamati langsung Candi peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra Abad ke-9 (Tahun 927 Masehi).
Sebelumnya, sebanyak 150 pelajar perwakilan dari 20 sekolah SMA/SMKÂ Â Eks Kawedanan Blora dan Ngawen mengikuti Seminar Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blora, Rabu (8/2/2017). Tema Seminar, Membangkitkan Nasionalisme Generasi Penerus Bangsa Menuju Bangsa Inonesiaa Berkarakter Pancasila.
Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan menggunakan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora Tahun 2017. (ams)