SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad SampurnoÂ
Blora– Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah merealisasikan bantuan dana untuk pengembangan wisata Kedungpupur di kawasan Hutan Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebesar Rp1 miliar. Namun bantuan yang dikucurkan tersebut tidak sesuai dengan janji yang disampaikan oleh pihak Sekeretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT) yang akan memberikan bantuan pengembangan Wana Wisata Migas Kedungpupur sebesar Rp1,5 Milyar pada Mei lalu.Â
Kepala Bidang Fisik dan Prasrana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  (Bappeda) Blora, Djati Waludjastono menjelaskan, bahwa jumlah bantuan yang diberikan Kemendes PDTT tidak sesuai dengan yang disampaikan pada Bulan Mei lalu saat kunjungan di Kedungpupur. Dirinya mengaku tidak tahu alasan tidak sesuainya bantuan tersebut.
Bentuk bantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora , menurut Djati, bukan berbentuk uang tunai, melainkan berbentuk barang.
“Jadi nanti yang menggarap pembangunan wisata itu adalah pihak ketiga yang di bawa oleh Kemendes sendiri,’’ ujarnya, kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/7/2017).
Bantuan Rp1 Milyar tersebut akan digunakan untuk membangun gerbang masuk ke wisata Kedungpupur, Main Hall, Pembangunan Tugu Migas dan yang terakhir pembangunan wisata Kedungpupur. Menurut rencana, pembangunan akan dilakukan pada tahun 2017 ini.
Saat disinggung apakah nanti akan ada tambahan dari Kemendes untuk pengembangan wisata Kedungpupur. Pihaknya mengaku tidak bisa memastikan. Namun dari  kemendes menjanjikan, akan memberikan tambahan jika terdapat kekurangan dalam proses pembangunan. Kemendes juga akan melakukan monitoring terus menerus.
‘’Ya semoga saja kalau dari kemendes tahu prosesnya kalau ada kekurang akan ditambahi,’’ harapnya.
Lain dengan Kemendes, kata dia,  anggaran dari pertamina  sebesar Rp 500 juta melalui program corporate social responsibility (CSR)-nya diberikan langsung kepada daerah. Anggaran itu akan digunakan untuk pembangunan kolam renang.
Sebagaimana diketahui, Sekjen Kemendes PDTT, menjanjikan suntikan anggaran pengembangan wisata Kedungpupur di kawasan Hutan Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Â sebesar Rp1,5 Miliar. Suntikan anggaran tersebut sebagai wujud dukungan pihak kementerian dalam upaya menyejahterakan masyarakat melalui pengembangan potensi wisata.
Sekjen Kemendes PDTT, Anwar Sanusi, menjelaskan, ada dua cara dukungan yang diberikan dalam pengembangan wisata. Yang pertama, dukungan yang sudah ada, yakni mengarahkan penggunaan Dana Desa (DD). Sedangkan yang ke-dua adalah dukungan yang bersifat afirmatif (kebijakan).
“Adalah dalam bentuk dukungan kepada Pemerintah Daerah, untuk mengembangkan wilayah ini dengan dana insentif dana Rp1,5 miliar,” kata Anwar Sanusi dalam kunjungan kerjanya di Wana Wisata Migas Kedungpupur, Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Sabtu (20/5/2017).(ams)