Sempat Diturunkan, Produksi Blok Cepu Berangsur Normal

Lapangan Banyuurip

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sempat diturunkan menjadi 50 ribu barel per hari (bph), produksi minyak dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikendalikan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), berangsur normal.

Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya mengatakan, proses lifting di floating storage and offloading (FSO) Gagak Rimang di laut Palang, Kabupaten Tuban, terdampak cuaca buruk pada 5-11 Februari 2017.

“Sehingga proses lifting yang aman tidak mungkin dilakukan,” tegasnya kepada suarabanyuurip.com, Senin (13/2/2017).

Untuk menghindari tank top (terisi penuh) di FSO Gagak Rimang, EMCL mengurangi produksi Banyuurip.Namun pada Sabtu (11/2/2017) pagi, cuaca kembali membaik dan proses lifting di FSO Gagak Rimang dilanjutkan. Saat ini, tingkat produksi Banyuurip berangsur-angsur normal kembali.

“Untuk produksi normal 185.000 barel per hari, sementara kenaikan produksi 200.000 barel per hari masih uji coba,” pungkas Rexy.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Warga Ngampel Minta Kompensasi Flaring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *