Lokasi Gempa Wonocolo Dipasangi Garis Polisi

longsor

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Untuk sementara ini area lokasi gempa di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Jawa Timur, dipasangi police line (garis polisi). Warga tidak diperbolehkan masuk lokasi retakan tanah karena dimungkinkan gempa susulan masih terjadi. 

Demikian disampaikan Kapolres Bojonegoro AKPB Wahyu S Bintoro saat mengunjungi lokasi gempa bumi di RT 07 RW 03 Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Jumat (17/02/2017) kemarin, sekira pukul 15.45 WIB. 

Kapolres menjelaskan, kunjungan ini bertujuan mengetahui kondisi yang sebenarnya, paska terjadinya ledakan yang mengakibatkan retakan tanah di area tersebut. Sekaligus untuk menyampaikan himbauan dan dukungan moral, terhadap warga yang terdampak langsung, akibat musibah tersebut.

Sebagaimana diketahui, bahwa pada Kamis (16/02/2017) sekira pukul 11.30 WIB kemarin, telah terjadi ledakan yang cukup keras dari dalam tanah di lokasi tersebut, yang mengakibatkan tanah disekitar area ledakan seluas kurang lebih 5 hektare retak-retak dan sebagian lagi amblas, sehingga 4 kepala keluarga, terdiri dari 11 jiwa, yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, untuk sementara diungsikan.

Baca Juga :   Antisipasi Kemacetan, Polisi Siagakan 47 Personil

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam, Kapolsek Kedewan, jajaran Muspika dan Kepala Desa serta perangkat Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan.

Di lokasi bencana tersebut, Kapolres memberikan himbauan kepada warga yang terdampak langsung akibat bencana tersebut, agar lebih berhati-hati. Karena saat ini musim penghujan diperkirakan masih berlangsung, sehingga tanah di area tersebut masih relatif labil dan di mungkinkan masih akan terjadi pergeseran atau retakan tanah susulan.

“Kita sudah pasang garis polisi. Sementara ini warga tidak diperkenankan masuk ke lokasi retakan tanah,” himbau Kapolres kepada warga terdampak.

Peringatan dan himbauan dimaksud, sekaligus ditujukan juga kepada salah satu warga yang pada awalnya enggan meninggalkan rumahnya yang berada ada di lokasi bencana. Namun setelah dberikan saran dan himbauan oleh kapolres, akhirnya warga tersebut mau meninggalkan rumahnya dan menuju ke lokasi pengungsian yang aman.

Dalam kesempatan tersebut, kapolres juga berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna mengetahui sebab-sebab terjadinya bencana tersebut, termasuk juga akan menanyakan pada pihak-pihak yang berkompeten, apakah wilayah tersebut masih layak huni atau tidak.

Baca Juga :   Diduga Sopir Mengantuk, Bus Peziarah Tabrak Rumah Warga

“Jika hasil rekomendasi yang dikeluarkan nantinya menyatakan bahwa area tersebut tidak layak huni, maka Pemerintah harus mencarikan solusi terbaik, diantaranya merelokasi warga yang tinggal di area tersebut.” tegas Wahyu. 

Selanjutnya pada pukul 17.30 WIB, Kapolres dan rombongan meninggalkan Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan untuk kembali menuju Bojonegoro.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *