Belum Ketahui Adanya Investor Asing di Sumur Tua

agus amperiyanto

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) sumur tua, Pertamina EP Asset IV Field Cepu, mengaku, belum mengetahui identitas para investor asing yang mendatangi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) yang mencari tahu kepastian nasibnya.

“Saya belum mengetahui siapa investor asing tersebut,” ujar Field Manager Pertamina EP Asset IV Filed Cepu, Agus Amperiyanto, saat dihubungi Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberadaan investor asing di sumur tua sudah tidak ada semenjak dilakukan penertiban besar-besaran dengan Panglima TNI beberapa tahun lalu. Data menunjukkan, kebanyakan para investor ini bekerjasama dengan penambang untuk melakukan pengeboran ilegal.

“Tapi sudah tidak ada lagi pengeboran baru. Karena hal itu dilarang sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) 2008,” tukasnya.

Meski demikian, pihaknya pernah mendapatkan informasi dari pemdes sekitar wilayah sumur tua tentang keberadaan investor asing ini. Waktu itu, informasi yang diterima akan ada investor yang melirik berbisnis di sumur tua.

Baca Juga :   Merintis Peternak Kambing di Tiung Biru

“Kita tegaskan, sumur di sini (sumur tua-red) tidak untuk diperjual belikan. Jadi, kalau ada iklan yang menawarkan berbisnis sumur tua abaikan saja. Itu sudah pelanggaran hukum,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PT BBS kedatangan enam orang investor dari luar negeri dengan tujuan menanyakan nasib mereka setelah sumur tua dikelola BUMD. Namun, belum ada jawaban dari PT BBS karena sampai saat ini belum ada penunjukan dari Pertamina EP terkait pengelolaan sumur tua.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *