SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pedagang di pasar tumpah sepanjang Jalan Raya hingga kawasan pasar plasa Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, digiring untuk pindah dari Trotoar ke lahan pasar yang masih tersedia. Sehingga trotoar berfungsi kembali sesuai peruntukannya.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blora, Anang Sridaryanto, menjelaskan, pedagang yang menempati trotoar diminta segera pindah. Sejak hari Senin (20/2/2017) kemarin Satpol PP mulai menggencarkan sosialisasi kepada pedagang. Karena trotoar bukan tempat untuk berjualan.Â
“Sosialisasi dilakukan supaya warga tahu. Kalau sudah dilakukan sosialisasi tapi tetap masih membandel, akan kami lakukan tindakan,†katanya, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (21/2/2017).
Sosialisasi tersebut, menurut dia, dilakukan selama sepekan ini. “Minggu depan baru kita melakukan penertiban,†jelasnya.Â
Dia menjelaskan, ada dua lokasi yang bisa dimanfaatkan para pedagang. Yakni di pasar Induk Cepu yang masih memiliki lahan luas untuk para pedagang. Sedangkan di Pasar Plasa, bisa dimanfaatkan untuk lahan parkir.Â
Kepala UPT Pasar wilayah II Cepu, Tulus Sunarko, menuturkan, dari pantauannya mulai sejak pukul 06.00 WIB, para pedagang sudah tampak bersih. “Sebagian menempati jalan di lorong pemukiman warga. Sebagian yang lain menempati lahan parkir pasar plasa,†kata dia.Â
Seperti diketahui, pasar tumpah di Jalan Raya mulai aktivitas sejak subuh hingga menjelang siang. Sehingga, trotoar tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.Â
“Khusus untuk pedagang yang menempati lahan parkir di pasar plasa, kami meminta supaya sebelum jam 9 pagi sudah harus bersih,†sarannya.(ams)