Bekali 80 Pendidik Jelang Lomba KTI

Pembekalan guru tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Menjelang digelarnya Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada Maret 2017, Ketua Umum Pengelola Pusat belajar Guru (PBG) Tuban, Fathul Mu’in mulai memberikan pembekalan terhadap 80 pendidik mulai jenjang TK/SD, SMP/MTs, dan SMA/SMK. Program yang disinergikan dengan operator Migas Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini, fokus pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK), diskriptif, dan karya inovatif.

“Lomba KTI ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru utamanya dalam hal menulis karya ilmiah,” ujar Fathul Mu’in, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Jalan Panglima Sudirman Tuban, Senin (27/2/2017).

Pembekalan yang disiapkan untuk memperkuat penyusunan KTI ini tidak dilakukan serentak. Untuk guru jenjang pendidikan dasar dibina hari ini. Disusul guru pendidikan tingkat pertama tanggal 28 Februari, dan terakhir guru tingkat pendidikan menengah tanggal 1 Maret 2017.

Pria humanis ini menjelaskan, bahwa lomba KTI ini terbatas kuotanya masing-masing jenjang 20 orang. Hal ini untuk mengoptimalkan lomba, sekaligus memudahkan pencapaian target pembuatan karya ilmiah.

Baca Juga :   788 Mahasiswa Baru Unigoro Mulai Masuk Kuliah

“Untuk pengumpulan naskah karyanya dilakukan bulan depan,” imbuh pria yang mengajar pelajaran Bahasa Inggris tersebut.

Disinggung kenapa memilih PTK, Mu’in mengungkap bahwa setiap guru pasti menemukan masalah dalam mengajar. Alasan inilah yang menjadi latar belakang diadakan lomba tersebut.

Dia mencontohkan, dalam pembelajaran bahasa inggris kenapa siswa sulit mengucapkan?, atau kenapa dalam menulis kalimat tidak sesuai standart?. Problem pendidikan ini yang harus dicarikan solusi/obatnya. Apakah mujarab atau tidak, secara berkelanjutan upaya ini dapat memperbaiki kualitas guru dalam mendidik.

“Mulai perencanaan, akting, observasi, dan refleksi,” tambahnya.

Setelah dilakukan penilaian, panitia bakal memilih 10 besar KTI masing-masing jenjang. Peserta yang terbaik bakal diminta membuat artikel ilmiah, kemudian diterbitkan di jurnal PBG yang sudah terbit lima kali.

Staf Public and Government AffairEMCL, Malik Mulky, menjelaskan program ini merupakan komitmen operator Migas Blok Cepu dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Tuban. Baginya guru merupakan kunci keberhasilan dalam dunia pendidikan.

“Melalui porgram ini diharapkan EMCL terus bisa berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Tuban,” tandasnya. (Aim)

Baca Juga :   Siswa SDN 4 Leran Belajar Energi Bersama EMCL

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *