Sayangkan Rencana Pembongkaran Patung Kuda

patung kuda ronggolawe

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, membongkar Patung Kuda Ronggolawe yang terletak di Jalan Ronggolawe komplek Taman Seribu Lampu Cepu dengan diganti Patung Arjuna Wiwaha itu disayangkan oleh warga Cepu. Karena rencana pembangunan yang akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar tersebut terkesan hanya menghamburkan uang dan juga dianggap kurang tepat.

Mengingat, selain Patung Kuda Ronggolawe sebagai ikon dan sejarah kota Cepu, juga masih banyak infrastruktur yang harus dibenahi dibanding pembangunan patung.

Pengamat sosial Cepu, Wiwit Kurniawan (32), sangat menyayangkan dengan rencana pembongkaran patung Kuda Ronggolawe dan akan menggantinya dengan Patung Arjuna Wiwaha tentu tidak tepat. Karena Patung Arjuna Wiwaha tidak ada hubungannya dengan sejarah Cepu.

“Kalau Patung Kuda Ronggolawe itu merupakan ikon serta bukti sejarah Kota Cepu. Jadi kalau diganti dengan patung Arjuna Wiwaha sama halnya menghilangkan sejarah peninggalan nenek moyang yang seharusnya dipertahankan agar tidak punah,” kata Wiwit Kurniawan yang juga alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Semarang ini, kepada suarabanyuurip.com, Senin (27/2/2017).

Baca Juga :   Dorong Perubahan Paradigma OMS

Dia menyarankan, alangkah lebih baik dengan anggaran miliaran rupiah tersebut Pemkab Blora lebih menggarahkan anggaran dipembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Cepu.

“Sebenarnya masih banyak hal yang harus diperhatikan Pemkab Blora. Misalnya infrastruktur di Cepu yang perlu dibenahi, dibadingkan pembangunan patung,” kata pria lulusan Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Sultan Agung  (Unissula) Semarang ini. 

“Kami sebenarnya tetap mendukung pemerintah dalam setiap programnya. Tapi alangkah lebih baik dialokasikan untuk yang lebih penting dan mengena kepada masyarakat,” terangnya. 

Sekadar diketahui, Pemkab Blora melalui Dinrumkimhub telah mengalokasikan anggaran tidak kurang dari Rp 2,8 miliar untuk mempercantik kota yang berada di pintu gerbang masuk Provinsi Jateng.

Anggaran tersebut antara lain untuk merenovasi Taman Tuk Buntung Rp 1,5 miliar serta membuat taman dengan ornamen patung Arjuna Wiwaha menggantikan patung Kuda Ronggolawe dengan pagu anggaran Rp 1,3 miliar.

”Untuk renovasi Taman Tuk Buntung direncanakan akan dimulai akhir April,’’ ujar Kepala Dinrumkimhub Blora, Samsul Arief.

Dia mengemukakan, Taman Tuk Buntung akan tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau. Hanya saja, taman yang menjadi salah satu ikon Cepu tersebut akan dipermak menjadi lebih indah dan nyaman. 

Baca Juga :   Pak Mul dan Bu Mit Akan Naikkan Dana Bosdin

Selain renovasi Taman Tuk Buntung, juga akan dilakukan penggantian Patung Kuda di Jalan Ronggolawe. Patung yang membelah jalur satu arah di jalan RSU dan Jalan Ronggolawe Cepu tersebut akan dipindah ke kawasan Kampus II STTR Cepu di jalan By Pass.

Sedangkan untuk Patung Kuda akan diganti dengan Patung Arjuna Wiwaha menaiki kereta kencana.

Kepala Bidang Kelistrikan dan Pertamanan, Langgeng Warsito, menambahkan, sebagai pintu gerbang masuk ke wilayah Jawa Tengah, Kota Cepu sudah selayaknya ditata lebih bagus. “Selepas perempatan Kantor Pos Cepu menuju kawasan Taman Seribu Lampu tergolong indah,” sambungnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *