SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap, pembangunan pasar desa di Jalan Pemuda, Bojonegoro segera dilaksanakan.
“Sudah dua tahun kita menunggu hasil kajian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, tapi sampai sekarang belum juga ada kabar,” ujar Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, Sabtu (4/3/2017) kemarin.
Apabila hasil kajian dari Pemkab atas perjanjian Pemdes Ngampel dengan PT Teguh Jaya Bojonegoro sudah diselesaikan, maka Pemdes bisa segera mengurus izin mendirikan bangunan atau IMB dan izin lingkungan atau HO.
“Sebenarnya, pihak ketiga ini akan mematuhi aturan yang berlaku. Tapi dari Pemkabnya lama, hasil kajian belum keluar juga,” keluhnya.
Padahal, harapan terbesar masyarakat Desa Ngampel adalah pasar ini. Karena, setelah produksi di Lapangan Sukowati, Blok Tuban mengalami penurunan otomatis banyak pengurangan tenaga kerja.
“Dengan adanya pasar desa tentu dapat membantu bagi tenaga kerja yang kena pengurangan, karena kita akan memberdayakan masyarakat Desa Ngampel,” tukasnya.
Sementara itu, Asisten I Hukum dan Pemerintahan Sekkab Bojonegoro, Joko Lukito mengatakan, hasil kajian untuk pasar Desa Ngampel masih belum selesai.
Disinggung mengapa membutuhkan waktu lama, pria berkacamata minus ini enggan menjawabnya.
“Kita upayakan secepatnya,” pungkasnya.(rien)