SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur berharap sumur tua 19 di Lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan mampu produksi lebih dari 6.000 liter atau 37,7 Barer Per Hari (Bph). Target tersebut menyusul dipasangnya alat pemboran minyak modren di lokasi.
“Saat ini sumur 19 sementara off karena sedang pergantian alat pemboran dari manual ke modren,†ujar Plt Direktur PD Aneka Tambang, Cucuk Dwi Sukwanto, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, di kantornya Jalan Gajah Mada Tuban, Kamis (9/3/2017).
Target 37,7 Bph tersebut bukan angan-angan belaka. Mengacu pada minyak yang terkumpul sejak awal bulan Februari-Maret 2017. Sedikitnya Sumur 19 mengeluarkan 35 ribu liter atau setara 220,12 Bph.
Minyak mentah dari perut bumi Gegunung itu, langsung di kirim ke kantor Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 di Cepu selama tujuh kali. Pengiriman pertama awal Februari dan terakhir tanggal 2 Maret kemarin.
“Kami optimis setelah menggunakan alat pemboran yang baru mampu menghasilkan minyak lebih banyak,†imbuh pria humanis tersebut.
Selain sumur 19, Cucuk juga menjelaskan, tim di lapangan sedang mempersiapkan sumur 16 yang letaknya tidak jauh ke arah Utara. Sumur peninggalan Belanda yang sebelumnya dikelola tradisional oleh warga tersebut, masih mengeluarkan lumpur dan baru dibersihkan secara manual.
Diakuinya, mengelola sumur tua bukan perkara mudah. Selain biaya besar juga diikuti resiko besar pula. Oleh karena itu, pria yang dulu bertutgas di Dinas Pertambangan Energi dan Sumber Daya Mineral belum dapat menjelaskan berapa cadangan dari 10 sumur yang dikelolanya.
Secara historis Lapangan Gegunung yang memiliki sumber minyak kecil ditinggalkan Belanda begitu saja, setelah melakukan eksplorasi di Lapangan Kawengan, Bojonegoro. Sisa minyak inilah yang bakal digeluti oleh PDAT di cekungan bukit Gegunung yang berbatasan dengan Kecamatan Kerek, Singgahan, dan Bangilan, Tuban.
Sejak penertiban yang dilakukan Polres Tuban tanggal 9 Agustus 2016 lalu, PDAT secara resmi baru mulai bekerja tujuh hari berikutnya atau tepatnya tanggal 16 Agustus. Dalam jeda waktu bulan Agustus 2016 sampai Januari 2017, pihaknya baru menikmati hasil awal pada bulan Februari.
“Kami mohon doanya supaya ada berkah dari 10 sumur yang digarap Pemda Tuban ini,†tandasnya. (Aim)