Eksplorasi ABP-1 Habiskan USD 5 Juta

sumur abp-1

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu mengungkapkan total biaya atau investasi untuk eksplorasi sumur minyak Albatros Putih (ABP-1) di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebesar USD 5 juta.

Nilai investasi tersebut terhitung mulai persiapan lokasi dan moving alat berat pertengahan November 2016, sampai pemboran ABP-1 Total Depth (TD) akhir Februari 2017. Meski telah mengeluarkan investasi cukup besar, namun dewi fortuna, tampaknya, belum berpihak kepada Pertamina EP Asset 4. Eksplorasi sumur ABP- 1 tak membuahkan hasil.

“Untuk investasi di Albatros Putih 01 sejauh biaya sekitar USD 5 jutaan,” ujar Field Manajer Pertamina Ep Asset 4, Agus Amperianto, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Jumat (10/3/2017).

Apabila dibandingkan dengan nilai investasi eksplorasi di sumur Tapen (TPN-02) di Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, biaya pemboran ABP-1 lebih kecil. Selisihnya kisaran USD 4 juta.

Belum ditemukannya minyak di sumur ABP-01 sudah menjadi resiko bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Berapapun biaya yang dikeluarkan saat eksplorasi, sudah menjadi konsekuensi bisnis hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Baca Juga :   Efek Banyuurip Belum Maksimal

Dijelaskan pula, keputusan meninggalkan Sumur Jamprong di wilayah Tuban karena masih ada beberapa korelasi, dan perkiraan sub surface yang harus dikaji kembali. Ditambah beberapa kali masih terjadi problem ‘down hole well bore’.

Perlu dipahami kegagalan di ABP-1 merupakan faktor alami, dan juga terjadi di Sumur TPN-2 beberapa waktu lalu. Mengingat sifat pemboran adalah pembuktian /survey /eksplorasi, pihaknya hanya bisa memperkirakan problem dan bagaimana me-mitigasinya.

“Yang jelas tidak bisa memastikan problem bawah tanah apa yang muncul,” imbuh Agus.

Sebelumnya sumur TPN-2 ditargetkan mampu berproduksi 250 bph – 300 bph namun meleset. Hal ini karena cadangan hidrokarbon atau cadangan migas di sumur tersebut hilang. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *