Kontraktor Lokal Blokade Pintu Masuk Banyuurip

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Sejumlah kontraktor lokal Bojonegoro, Jawa Timur, berunjuk rasa dengan memblokade pintu masuk flyover (jembatan layang)y menuju lokasi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Jumat (10/3/2017).

Mereka memarkirkan dua mobilnya dengan posisi melintang di depan pintu masuk. Dua mobil yang diparkirkan adalah Inova bernopol S 1511 AK yang disopiri Direktur Utama CV. Jawa Ekspress, Hadi, bersama Direktur Utama Mitra Kinasih. Sukirno dan Mitsubisi bernopol S9630 AB yang disopiri Direktur CV Candra  Karisma, Jasawdi.

Mereka berangkat dari Kantor CV Jawa Ekspress yang terletak di sebelah barat jembatan layang pukul 09.00 WIB, langsung menju pintu masuk dan keluar lapangan minyak yang dikendalikan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Ada sekira 20 aparat dari Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Dit Pam Obvit) Polda Jatim, Polsek Gayam, Polres Bojonegoro, dan security EMCL. Sebagian dari membawa senjata lengkap laras panjang.

Para kontraktor yang menggelar aksi ini merupakan subkontraktor dari PT Hutama Karya (HK) yang mengerjakan proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction/EPC) – 5 Banyuurip.

Baca Juga :   Gairahkan Investasi Hulu Migas, Menteri ESDM Ajukan Insentif Fiskal

Setelah memarkirkan kendaraannya, mereka digiring ke tenda yang sudah disiapkan di dalam lokasi dekat jembatan layan untuk bernegoisasi. 

“Kami ingin meminta hak kami. Karena sampai sekarang kekurangan tagihan pekerjaan belum juga dibayar HK,” tegas Direktur PT Jawa Ekspres, Hadi diamini dua rekannya, Jaswadi dan Sukirno.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *