Penanaman Pipa Gas Terkendala Cuaca

Penanaman pipa gas lamongan

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Proyek penanaman pipa gas PT Pertamina Gas (Pertagas) Gresik-Semarang (Gresem) di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai dikebut pengerjaannya.

Seperti di Desa Balandono, Kecamatan Babat sejak seminggu terakhir ini puluhan karyawan dan empat ekskavator telah melakukan penanaman dan penimbunan pipa. Proyek ini dikerjakan oleh PT Sahabat beralamat di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang merupakan rekanan PT Pertagas.

“Penanaman pipa yang ditangani PT Sahabat panjangnya sekira 8 kilometer, yaitu antara Desa Moropelang hingga Babat, Kecamatan Babat, ” kata mandor pekerja Darmuni, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (10/3/2017).

Kedalaman penanaman pipa sedalam 3 meter. Untuk setiap 100 meter dibutuhkan 8 batang pipa. Setelah pipa dimasukkan kedalam galian tanah kemudian dilakukan penimbunan dan pengerasan tanah dengan menggunakan mesin ekskavator sehingga kondisi tanah seperti semula.

Dia menjelasakan, selama pengerjaan proyek yang sering menjadi kendala adalah cuaca. Saat hujan turun pekerja harus ekstra hati-hati melakukan penanaman pipa sehingga tidak bisa dilakukan dengan cepat.

“Karena hujan tanah menjadi liat dan berlumpur sehingga menyulitkan ekskavator melakukan penimbunan dan pengerasan jalan,” tambah laki-laki asal Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ini.

Baca Juga :   Dukung Pabrik Metanol, Petani Hutan Minta Tetap Dilibatkan

Ditambahkanya, untuk proyek penanaman pipa antara Lamongan -Kecamatan Babat terdapat empat kontraktor yang mengerjakan. Salah satunya PT Sahabat.

“Setahu saya ada empat kontraktor yang menangani proyek penanaman pipa, namun perusahaan apa saja saya tidak paham,” cetus mandor yang membawahi 18 orang pekerja ini. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *