SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Seluruh penghuni Lapas Kelas II B Tuban, Jawa Timur, mulai petugas sampai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada hari Jumat (10/3) kemarin menjalani tes urine. Tes spontanitas tersebut bertujuan untuk mencegah semua pihak menggunakan Narkoba.
“Pasca melakukan razia semua pihak dikumpulkan untuk mengikuti tes urine dadakan,” ujar Kalapas Tuban, Danang Yudiawan, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Sabtu (11/3/2017).
Tes yang sejalan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika itu, dilakukan di ruang Kalapas. Diharapkan tidak ada satu personal pun yang takut, atau menolak mengikuti uji urine.
“Ini dadakan hanya saya dan tim kesehatan yang tahu, tolong ikuti prosesi yang ada jangan takut kalau memang tidak ada narkoba,” Imbuhnya.
Pasca menunggu beberapa saat, hasil tes urine menunjukkan bahwa semua negatif narkoba. Pihaknya bersyukur komitmen menjadikan Lapas Tuban zero Narkoba tetap terjaga. Ditegaskan pula, jangan main-main dengan narkoba bila tidak ingin mendekam di sel lebih lama.
Sebelum dilakukan tes urine, 30 petugas Lapas yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) menggelar razia rutin blok kamar hunian. Hasilnya semua pejabat struktural Lapas, tidak menemukan hal-hal yang dianggap mengganggu Kamtib.
“Tidak boleh ada Petugas Lapas yang pakai narkoba apalagi Warga Binaan harus zero semua,” jelasnya.
Danang meminta apapun yang dianggap bisa menimbulkan gangguan Kamtib, harus segera dibereskan tanpa terkecuali. Lebih dari itu, razia rutin selama 3 jam tersebut tidak ditemukan barang-barang yang dapat menimbulkan gangguan Kamtib seperti Handphone, maupun senjata tajam.
“Hal ini sebagai bukti bahwa Lapas Tuban memang bersih dari Handphone dan Narkoba,” tandasnya. (Aim)