SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Jalan lingkungan di RT 1, RW 1, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi salah satu jalur yang dilalui proyek Pipaninasi Gas Gresik – Semarang (Gresem). Diantaranya moving Pipa serta alat berat lain dalam pekerjaan Pipanisasi.Â
Sempat beberapa waktu lalu, dilakukan pemblokiran jalan oleh warga untuk menuntut kompensasi serta perbaikan jalan lingkungan karena rusak.
Meskipun permasalahan kompensasi telah diselesaikan, namun pihak Sub Kontraktor, PT Sinar Cendana (SC) hingga saat ini belum melakukan perbaikan jalan.
Menurut Kepala Desa Kapuan, Haryono, belum dilakukannya pembangunan jalan karena menunggu pengerjaan proyek diselesaikan.
“Sekarang belum ada perbaikan. Kalaupun diperbaiki sekarang, pasti akan rusak lagi,” katanya, kepada suarabanyuurip.com, Senin (13/3/2017).
Dia menjelaskan, dalam proses perbaikan jalan lingkungan tersebut nantinya bakal dikerjalan oleh Pemerintah Desa (Pemdes).
“Semua perhitungan nanti munculnya dari Pemdes. Jadi yang mengerjakan adalah Pemdes,” kata dia.Â
Saat ini, pekerjaan proyek masih tahap pengeceran pipa pada titik yang telah ditentukan.
Sementara, Suparmo, Manager Sosial Ekonomi, PT SC, mengiyakan, jika perbaikan jalan akan dilakukukan setelah pekerjaan selesai.
“Kalau sekarang diperbaiki percuma, nanti rusak lagi,” kata dia.Â
Menurutnya, pekerjaan proyek pipanisasi tersebut diperkirakan akan selesai dalam kurun waktu dua bulan ke depan. “Insya Allah dua bulan lagi selesai,” katanya saat ditanya kapan pekerjaan di wilayah Kapuan selesai. (ams)