Himbau Tidak Melakukan Seks Bebas

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mewarning atau memberi peringatan kepada masyarakat agar tidak melakukan hubungan seks bebas terlebih dengan indikasi banyaknya pekerja seks komersial (PSK) yang mengidap penyakit HIV/AIDS.

“Apalagi Bojonegoro sekarang ini menjadi Kota yang mulai berkembang karena industrialisasi Migasnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro, Adie Witjaksono.

Untuk mengurangi penyebaran penyakit HIV/Aids. Pihaknya akan terus melakukan tindakan preventif. Dengan terus melakukan razia di wilayah yang dijadikan praktik prostitusi. Selain itu, bersama dengan sejumlah  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan membuat Tim Pembinaan Sosial yang melibatkan sejumlah SKPD dan berjalan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Kita juga akan memberikan warning kepada masyarakat bahwa di luar banyak tersebar penyakit itu (HIV/Aids),” tandasnya.

Sesuai dengan aduan masyarakat, di Kabupaten Bojonegoro yang diindikasi banyak pengidap penyakit HIV/Aids berada di 12 kecamatan, salah satunya di Kecamatan Sukosewu, Kapas, Padangan, Sumberejo, Ngraho, Margomulyo, Dander, Bojonegoro, Trucuk, dan Kecamatan Kepohbaru.

Sementara itu, menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bojonegoro, Johny Hariyanto, penderita HIV/Aids di Bojonegoro sebenarnya seperti gunung es, sehingga jika dibiarkan akan terus meningkat.

Baca Juga :   Kang Yoto Ingin Pelaksanaan OGP Menyeluruh

Hingga saat ini, jumlah penderita HIV/Aids mencapai 147 orang, dari jumlah itu hanya 9 orang yang mengidap Aids.

“Jika baru terjangkit positif HIV bisa membantu dengan memberi anti virus Retroviral yang bisa memperpanjang usia agar tidak merembet menjadi Aids,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *