SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dalam rangka ikut serta meramaikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro, Jawa Timur tahun 2018. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melakukan poling internal yang diambil dari 860 dari suara partai paling bawah.
“Yakni dari seluruh ranting yang ada, ada 430 desa ranting kita ambil 860 suara,” ujar Ketua DPC PPP, Choirul Anam, saat melakukan pers release, Selasa (14/3/2017).
Dari hasil poling yang muncul, lanjut Anam, sapaan akrabnya, ada 10 nama yang mendapat dukungan maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bojonegoro 2018 mendatang.
Pada urutan pertama, suara paling banyak diraih oleh Heru Suroso, yakni 248 suara. Heru ini, hampir disetiap kecamatan ada yang menulis namanya.
Kemudian urutan nomor dua adalah Nurul Azizah, dengan perolehan suara 156 suara. Wanita yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mayoritas namanya muncul di Kecamatan Dander, Trucuk, Kalitidu, Baureno, dan Purwosari.
Selanjutnya Mitroatin dengan suara berjumlah 123 suara. Ketua DPRD Bojonegoro ini merata hampir diseluruh kecamatan menulis namanya.
Urutan ke empat diperoleh atas nama Pitono, lalu Budi Irawanto, kemudian Ana Muawanah, disusul Setyo Hartono, lalu Wardiono, Akmal, dan terkahir Khozanah.
Anam menyatakan, seharusnya ada 21 nama yang muncul tetapi karena hanya memperoleh 2 sampai 3 suara, sehingga diambil 10 besarnya saja.
“Dari 21 itu, sebagian besar merupakan kader PPP. Seperti Ainu, Mega, saya sendiri (Choirul Anam), Aminoto,” imbuhnya.
Hasil poling yang dilakukan ini, menurutnya bukanlah sebuah keputusan PPP. Karena, poling ini merupakan upaya PPP menyaring nama dari internal partai yang diambil paling bawah untuk maju di Pilkada tahun depan.
“Langkah selanjutnya, DPC PPP akan melakukan survei  dari 10 nama ini secara umum. Hasilnya apakah berbanding lurus apa tidak dengan poling ini,” tukasnya.
Hasil survei itulah, yang akan dilaporkan kepada DPP dan DPW PPP sebagai pijakan untuk menurunkan rekomendasi.
“Survei akan kita lakukan selama 3 bulan sebelum Januari 2018, setelah itu akan kita rilis hasilnya,” pungkasnya.(rien)