PI Blok Tuban, Bojonegoro Hanya Dapat 2,1%

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) menyebut jika Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) sudah tidak lagi menjadi operator Blok Tuban pada Februari 2018 mendatang. 

“Untuk operatornya nanti, adalah Pertamina EP,” ujar Direktur Operasional PT BBS saat hearing dengan Komisi B, Selasa (14/3/2017) kemarin. 

Sebenarnya, PT BBS ingin mendapatkan 90 persen di luar penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Tuban. Namun, karena alasan ketahanan energi migas, akhirnya 90 persen tersebut akan ditunjuk oleh Pertamina EP. 

“Kita mendapatkan PI sepuluh persen, tapi dibagi lima kabupaten, dan itu bentuknya adalah golden share,” imbuhnya.

Dalam PI Blok Tuban ini, PT BBS bergabung dengan BUMD Tuban, Lamongan, Gresik, dan Jawa Timur, sebagai wilayahnya yang terdapat operator migas. 

Golden share akan dibayar sebagai pengembalian modal yang dikeluarkan oleh Pertamina EP setelah mendapatkan hasil. 

“Tapi, kita tetap berusaha mendapatkan sembilan puluh persen tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga :   Polda dan SPKP Cepu Gelar Simulasi Mogok Kerja

Sesuai informasi yang diterima dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), 90 persen bisa dilakukan asal secara bisnis to bisnis. Namun hal itu tidak mungkin dilakukan karena membutuhkan anggaran sebesar Rp2,9 triliun. 

“Dari PI itu, kita hanya dapat dua koma satu persen saja,” pungkasnya.(rien)   

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *