Trotoar Pantura Ambrol

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Trotoar di Jalur Pantura tepatnya di Jalan RE Martadinata Tuban, Jawa Timur, kembali ambrol karena tergerus abrasi air laut. Sedikitnya ada tiga titik yang ambrol, salah satunya di sebelah barat tugu Garuda dekat Rest Area Tuban.

“Ambrolnya kemungkinan malam karena baru kemarin saya melihatnya,” ujar salah seorang juru parkir rumah makan setempat, Hendro, kepada suarabanyuurip.com, ketika dijumpai di lokasi kejadian, Rabu (15/3/2017).

Pria humanis ini mengungkapkan, titik ambrol terparah berada di dekat patung Garuda. Dimana kedalamannya mencapai dua meter, dengan lebar lima meter.

Diakuinya meskipun ombak pada bulan ini tidak terlalu besar, diduga proses abrasi terhadap tangkis gelombang telah terjadi cukup lama. Belum adanya penanganan dari instansi terkait, membuat fasilitas pejalan kaki kini bahaya untuk dilalui.

Trotoar yang setiap malam juga menjadi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) tersebut, hari ini langsung diberi tanda peringatan oleh tim Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Tuban. Harapannya adanya tanda tersebut, mampu mengurangi dampak ataupun resiko bagi pejalan kaki.

Baca Juga :   Kapolres Bojonegoro Imbau Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Ambrolnya trotoar di Pantura Tuban juga dibenarkan oleh Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono. Penyebab peristiwa tersebut karena dampak abrasi laut.

“Sedikit demi sedikit tangkis berlubang kemudian membuat rongga di dalam trotoar dan akhirnya ambrol,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, peristiwa tersebut langsung di laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai instansi yang menanganinya. Diharapkan ada tindakan cepat, supaya lubang trotoar segera ditutup kembali.

Perlu diketahui, terkikisnya tangkis gelombang akibat abrasi bukan hanya terjadi di Jalan RE Martadinata Tuban. Beberapa waktu lalu, tangkis di Jalur Dandeles Kecamatan Palang juga ambrol. Saat ini sudah ada penanganan dengan dibangun tembok penahan gelombang. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *