Pengadaan Alat Flow Meter Gunakan Kas SKK Migas

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Jakarta – Meskipun tender penyedia alat ukur produksi Migas flow meter telah dimenangkan PT Global Haditech, tapi anggaran pengadaannya masih menggunakan uang kas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Hal ini karena instruksi pemasangan alat ukur diberikan Kementerian ESDM pada akhir tahun lalu, program flow meter belum masuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) SKK Migas.

“Proses tender masih dalam tahap penyelesaian,” ujar Kepala Humas SKK Migas Taslim Z. Yunus, melalui siaran pers yang diterima suarabanyuurip.com, Rabu (22/3/2017).

Taslim menjelaskan, proses tender masih dalam tahap penyelesaian. Rencananya akhir bulan ini pengadaan alat ukur produksi selesai dan mulai dipasang ke beberapa wilayah kerja Migas.

Untuk berapa investasi yang dibutuhkan untuk tender pengadaan alat ini, dia belum mau menjelaskannya. Sebagai program yang belum dianggarkan sebelumnya, saat ini pihaknya mulai memangkas biaya program lain.

Perlu diketahui, pemasangan alat tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 39 Tahun 2016 tentang sistem monitoring produksi minyak bumi berbasis online real time. Dalam aturan tersebut, paling lambat pemasangan flow meter dilakukan pada akhir Mei 2017.

Baca Juga :   Pertamina EP Asset IV Verifikasi Dokumen PT BBS

Pemasangan alat ukur baru ini, akan dilakukan bertahap di beberapa wilayah kerja. Pada tahap awal, pemerintah akan memprioritaskan lapangan-lapangan besar yang memiliki produksi tinggi. Setelah itu di lapangan lain hingga semua terpasang.

Dalam hal ini pihaknya belum menyebutkan lapangan mana saja yang akan dipasang flow meter pada tahap pertama ini. Sesuai data SKK Migas, produksi siap jual (lifting) migas nasional disumbang paling banyak oleh beberapa wilayah kerja, di antaranya Blok Cepu dan Blok Rokan untuk minyak, serta Blok Mahakam dan Berau untuk gas.

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan, penyediaan flow meter ini akan dilakukan oleh pemenang proses tender. PT Global Haditech. Dilansir dari situs resminya, PT Global Haditech merupakan perusahaan instrumen rekayasa dan pasokan industri yang berkantor pusat di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.

Perusahaan tersebut berdiri sejak 1995 dengan cakupan bisnis meliputi kilang minyak dan gas, pengolahan Petrokimia, pupuk Produksi dan juga pertambangan.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   JOB P-PEJ Belum Realisasikan CSR 2013

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *