SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu masih melakukan kajian terhadap produksi Sumur Caluk 01 di Lapangan Kedinding, Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sumur tersebut usai dilakukan servis selama satu bulan, dan diharapkan bisa berproduksi sebesar 100 BOPD.Â
Servis dilakukan sejak awal Februari 2017 lalu menggunakan rig milik Elnusa HWU dengan kedalaman akhir 900 meter.
“Sampai saat ini masih dalam status uji produksi,” kata Public Government Relations Corporate Social Responsibility PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, Intan Anindita Putri kepada suarabanyuurip.com, Senin (27/3/2017).
Uji produksi yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan hasil konklusif. Untuk memastikan produksi secara maksimal dibutuhkan kajian dan evaluasiselama sebulan.Â
“Butuh evaluasi lebih lanjut secara kontinyu dengan mengalirkan air terproduksi ke sumur injeksi,” jelasnya.Â
Untuk diketahui, Pertamina mulai melakukan pengoperasian tujuh sumur di wilayah Kedinding. Sumur Caluk dan Sumur Kedinding (KDD 2, KDD 3, KDD 5, KDD 8A, KDD 15 dan KDD 9) . Sumur Kedinding (KDD) tersebut merupakan sumur tua yang pernah kelola penambang di bawah tanggung jawab Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE).(ams)