SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) mengaku telah melakukan paparan terkait pengelolaan sumur tua di Jakarta di hadapan Pertamina EP selaku Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP).
“Kita sudah paparan,” kata Direktur Operasional, PT BBS, Tonny Ade Irawan, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (29/3/2017).
Setelah melakukan paparan, lanjut Tonny, pihaknya akan segera melakukan survei lapangan mengecek fisik sumur yang diajukan untuk dikelola BBS nantinya.
“Perkiraan April, akan dijadwalkan bersama kapan surveinya,” tukasnya.
Sebanyak 540 sumur minyak tua milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset IV Field Cepu akan dikelola BUMD Bojonegoro, PT BBS. Ratusan sumur tua peninggalan kolonial Belanda itu tersebar di tiga lapangan di Kecamatan Kedewan.
Ketiga lapangan itu adalah, Lapangan Dangilo di Desa Hargomulyo, serta Lapangan Ngrayong di Desa Beji, dan Lapangan Wonocolo di Desa Wonocolo.(rien)