SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 memprakirakan jumlah cadangan minyak dari dua sumur sisipan (infill drilling) mencapai 547 ribu lebih barel minyak per hari (BMPH) atau barrel oil per day (BOPD).
Sumur baru TPN-4 dan TPN-5, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Tuban, Jawa Timur ini, ditarget mampu produksi sampai lima tahun kedepan.
“Cadangan itu dihitung berdasarkan jumlah cadangan harian, dikali 365 hari kemudian dikali lima tahun,” ujar Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, kepada suarabanyuurip.com, dalam media gathering wilayah Tuban di Warung Apung Rahmawati, Jalan Letda Soecipto Tuban, Rabu (29/3/2017).
Dalam kesempatan itu, Agus menjelaskan, bahwa produksi harian dari sumur TPN-4 dan TPN-5 masing-masing ditarget 150 BOPD. Apabila tidak ada kendala yang berarti, pemboran bakal terlaksana pada triwulan ke-4 tahun 2017.
Tambahan produksi itu akan digabung dengan sumur TPN-01 sekira 90 BOPD. Minyak dari Lapangan Tapen tersebut, bakal dialirkan ke Control Processing Area (CPA) Mudi, di Desa Rahayu, Kecamatan Soko.
Baru kemudian dikirim ke kilang Pertamina EP di Kalimantan. Melalui Floating Storage Offloading (FSO) Cinta Natomas di utara perairan Kecamatan Palang.
“Ini komitmen kami untuk membantu memenuhi kebutuhan minyak Nasional,” jelas pria humanis itu.
Selain melakukan pemboran sumur TPN-4 dan TPN-5, tahun ini pihaknya juga bersiap melakukan work over di TPN-3 yang telah mendapat restu dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Sekaligus bersinergi dengan Pemkab dan tiga Polres dan Kodim wilayah Tuban, Bojonegoro, Jawa Timur dan Blora, Jawa Tengah. Dalam rangka penertiban penambangan dan peredaran minyak ilegal. (Aim)