SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai ramai menggunakan fasilitas hiburan yang disiapkan pemerintah setempat. Salah satunya adalah Taman Rajekwesi, di Kelurahan Jetak, Bojonegoro. Namun di Taman Rajekwesi terdapat fasilitas yang perlu segera dilakukan perbaikan. Diantaranya toilet, karena sudah tak layak lagi digunakan.
Beberapa pengunjung taman, mengeluhkan kondisi toilet umum yang mangkrak hampir selama tiga bulan lebih. Padahal toilet ini sangat bermanfaat bagi penggunanya. Terlebih memasuki hari libur tak sedikit pengunjung yang datang di Taman Rajekwesi untuk berliburan.
“Sayang kalau tidak dimanfaatkan,” kata salah satu pengunjung, Mirna, asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (29/3/2017).
Toilet tersebut sebenarnya bantuan dari operator minyak dan gas bumi (Migas), Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Bantuan berupa dua unit toilet umum yang bisa dipindah tempatkan ini pengajuan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebelum ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. Dan diserahterimakan pada 2013 lalu. Dimana dua unit toilet itu merupakan salah satu program corporate social responsibility (CSR) EMCL sektor kesehatan.
Keterangan dari salah satu pengguna taman yakni jasa permainan, Adi, toilet tersebut ada yang rusak di bagian tangki. Sejak tidak bisa difungsikan, dibiarkan mangkrak begitu saja, dan belum dilakukan perbaikan.
“Sudah dua kali dipindah tempat, awalnya di pojokan taman. Sekarang disini,” imbuhnya.
Diharapkan, toilet tersebut segera diperbaiki dan difungsikan lagi. Agar para pengunjung tidak bingung saat ingin buang air besar ataupun kecil.
“Semoga bisa digunakan lagi ya,” tukasnya.
Sementara itu, Plt Dinas Pemukiman Kawasan Perumahan dan Cipta Karya, Andy Tjandra, mengungkapkan, rencananya toilet tersebut akan dibersihkan dan dibenahi dulu.
“Baru dioperasionalkan lagi,” pungkasnya.(rien)Â