Pertamina EP Akan Cor Jalan Menuju Tapen

Agus Amperianto Pertamina EP Asset 4

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 berkomitmen menuntaskan perbaikan jalan menuju Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tapen, Desa Sidoharjo, Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebelum pertengahan tahun 2017. Perbaikan jalan sepanjang 500 meter, itu bukan hanya dikembalikan seperti semula tapi langsung dicor.

“Kami harapkan sebelum lebaran 2017 pengecoran tuntas,” ujar Field Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (30/3/2017).

Agus, meminta maaf kepada semua pihak apabila perbaikan akses jalan tersebut sedikit mundur. Hal ini karena panjangnya proses koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tuban.

Sesuai perencanaan awal, Pertamina EP hanya menargetkan perbaikan jalan sepanjang 500 meter. Setelah koordinasi ternyata PUPR meminta jalan untuk di cor. Otomatis Agus harus menyampaikannya ke pimpinan pusat, dan meminta restu Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Pasca proses panjang, akhirnya ada lampu hijau dari pusat. Meskipun biaya pengecoran sampai Rp 2 miliar, tapi diharapkan upaya ini mampu memberikan manfaat lebih bagi lingkungan.

Baca Juga :   Kontraktor EPC-5 Banyuurip Dilaporkan ke Polisi

“Target awal kita anggarkan Rp 700 juta, ternyata melebar Rp 2 miliar untuk pegecoran,” imbuh pria ramah ini.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Tuban, Cholich Qunnasich belum menjawab panggilan yang dilakukan suarabanyuurip.com, terkait perbaikan jalan di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 tersebut.

Perlu diketahui, perbaikan jalan di Senori merupakan tanggung jawab operator setelah moving alat berat dari Sumur Tapen-02 menuju Sumur Albatros Putih (ABP)-1 di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan selesai. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *