SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Management Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI), menaggapi dingin terkait tudingan para buruh yang menyatakan bahwa Sammy Hamzah, sebagai biang kerok semakin keruhnya suasana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Menurut Eksternal Relation PT GCI, Yeni Hartati, itu adalah pendapat Serikat Pekerja Pertamina (SPKP) Cepu.
“Bagi SPKP mungkin seperti itu pendapatnya. Ya pendapat boleh saja, Mas,” ujar Yenni, melalui pesan singkat, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (1/4/2017).
Dia menjelaskan, Sammy Hamzah adalah bagian dari jajaran pimpinan GCI. “Pak Sammy Hamzah adalah Managing Director GCI,” kata Yeni.
Lebih lanjut, Yeni mengungkapkan, bahwa aksi mogok yang dilakukan para buruh berpengaruh pada produksi harian GCI.
“Tentunya sangat berpengaruh terhadap produksi,” ungkapnya.
Saat disinggung jumlah penurunan produksi yang dialami, pihaknya masih enggan menjelaskan.
“Saat ini kami fokus keamanan para personel. Situasi keamanan sedang dipulihkan oleh aparat keamanan,” tuturnya. (ams)