SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Bupati Lamongan, Jawa Timur, Fadeli, tetap meninjau kesiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Senin (3/4/2017). Meski pengelolaan lembaga pendidikan menengah sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Menurut Fadeli, secara kewilayahan dia masih memiliki kewajiban moral untuk memastikan siswa bisa melaksanakan ujian dengan nyaman. Seperti saat di SMK Muhammadiyah 1 Lamongan. Dia memastikan semua perangkat komputer yang digunakan ujian berjalan normal.
Dia mengecek kesiapan di ruang ujian SMK Muhammadiyah 1 Lamongan itu ketika siswa selesai log out dari sistem ujian. Sehingga kehadirannya bersama Sekkab Yuhronur Efendi dan Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Adi Suwito tidak mengganggu konsentrasi siswa.
Selain di SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, Fadeli juga meninjau kesiapan UNBK di SMKN 1 dan 2 Lamongan, serta SMK NU Lamongan.
“Insya Allah semua berjalan lancar. Panitia sudah menyiapkan dengan sangat baik untuk UNBK tingkat SMK ini. Termasuk menyediakan genset sebagai cadangan,“ ujar Fadeli.
Dia menargetkan dalam dua tahun mendatang, penyelenggaraan UNBK bisa dilakukan dalam satu gelombang. Saat ini, beberapa lembaga pendidikan melaksanakan UNBK dalam tiga gelombang karena keterbatasan perangkat.
Di Lamongan, UNBK tingkat SMK ini dilakasanakan oleh 66 SMK Negeri dan swasta dan diikuti 5.785 peserta ujian. Sebanyak 60 SMK berstatus lembaga swasta, dan 6 sisanya negeri. (tok)