Mojodelik dan Gayam dapat Rp1 Miliar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, segera menyalurkan alokasi dana desa (ADD) tahap pertama kepada desa-desa di wilayahnya. Penyaluran ini menyusul telah ditransfernya pendapatan dana bagi hasil migas (DBH) Migas sebesar Rp121.528.000.000 dari pemerintah pusat.

“Segera kita cairkan, masih menunggu proses administrasi saja dari pemohon,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro,  Ibnu Soeyoeti kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/4/2017).

Dari sepuluh kecamatan yang sudah mengajukan pencairan ADD secara kolektif, sebanyak delapan kecamatan dinyatakan lolos verifikasi oleh BPKAD. Sedangkan dua lainnya dinilai masih ada kekurangan. 

Untuk 8 Kecamatan yang segera memperoleh kucuran ADD diantaranya Kecamatan Kedewan, Bubulan, Ngasem, Kapas, Gondang,  Gayam, Sumberrejo, Kalitidu. Sedangkan Sukosewu dan Malo akan diminta melengkapi persyaratan lagi. 

“Kalau proses administrasi selesai ya langung cair,” tandasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Badan Pendapatan (Bapenda) Bojonegoro, Wadji menambahkan, besaran ADD sementara untuk desa ring 1 migas yakni Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro mendapat Rp420 juta, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, mendapat Rp376 juta, Desa Mojodelik, dan Desa Gayam, Kecamatan Gayam, masing-masing mendapat Rp1 miliar. 

Baca Juga :   TWU Bungkam Soal Keberadaan Humpuss

“Dua desa ini mendapat nilai yang banyak karena merupakan daerah penghasil migas. Sudah dihitung sesuai Perbup,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *